Tips Pemasaran Frozen Food Siap Saji

waralaba frozen food,produk frozen food,reseller frozen food,aneka makanan frozen food,distributor frozen food,bisnis frozen food rumahan,jenis makanan frozen food,resep frozen food untuk jualan

Tips Pemasaran Frozen Food Siap Saji

waralaba frozen food,produk frozen food,reseller frozen food,aneka makanan frozen food,distributor frozen food,bisnis frozen food rumahan,jenis makanan frozen food,resep frozen food untuk jualan

PEMASARAN ONLINE :

Social Media seperti Facebook, Twitter, Messenger, dsb

Cara paling mudah dan ampuh untuk berpromosi adalah promosi melalui Social Media dan Aplikasi Messenger, karena Anda cukup melakukan posting status/foto dengan disertai nomor kontak Anda.

Website atau Blog!

Anda bisa memberikan penjelasan tentang apa itu sakana, dimana dan bagaimana cara mendapatkannya, porduknya apa saja. dan point terpenting adalah alamat dan nomor Hp yang bisa di hubungi. Bila Anda kesulitan dalam membuat blog seperti ini bisa langsung saya buatkan dan saya akan bocorkan bagaimana cara promosi lewat blog.

Forum & Situs Iklan!Jika Anda ingin lebih optimal lagi dalam meningkatkan transaksi penjualan SAKANA, dapat mengunjungi berbagai forum maupun situs iklan yang mengizinkan para pengunjungnya melakukan promosi baik secara gratisan maupun berbayar.

PEMASARAN OFFLINE :

Segmen Market

Segmen Market sebagai berikut:

Perkantoran
Sekolah
Arisan, Gathering, dsb

Pasar Kaget

Pasar kaget, merupakan istilah yang tidak asing untuk masyarakat Indonesia. Keberadaan pasar yang tiba-tiba ini biasanya berada di lokasi keramaian warga pada waktu-waktu tertentu, misalnya di sekitar jogging track di saat liburan.

Meskipun sederhana, keberadaan pasar ini cukup membantu warga yang sedang menikmati waktu luangnya untuk memenuhi kebutuhannya. Harga barang dipasar kaget yang terjangkau juga sering menjadi tujuan utama dari warga untuk datang ke lokasi pasar kaget.

Selain itu, keberadaan pasar kaget juga menunjukkan detak ekonomi wilayah tersebut berjalan lancar. Karena di pasar tersebut terjadi transaksi yang cukup besar dan dilakukan oleh berbagai macam kalangan.

Bazar

Sekarang ini Bazar menjadi salah satu solusi bagi pemasaran produk makanan. Kegiatan ini terbukti cukup efektif, dan sangat membantu para marketer (pemasar) untuk mengenalkan produk serta meningkatkan penjualannya.

Walaupun bisa dibilang kegiatan bazar waktunya relatif singkat (kurang lebih 1-7 hari), namun jika dioptimalkan dengan baik maka bisa diperoleh konsumen-konsumen yang cukup berpotensi menjadi pelanggan tetap Anda. Bahkan dengan mengikuti bazar, tidak menutup kemungkinan kita bisa memperluas jaringan pemasaran, misalnya saja ada pengunjung bazar yang tertarik menjadi reseller produk. Nah bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti bazar, berikut ini ada beberapa kiat sukses yang bisa Anda perhatikan:

Cari Informasi Bazar Sebanyak-banyaknya.

Sebelumnya, cari informasi mengenai kegiatan bazar yang akan diadakan dalam waktu dekat di kota Anda. Untuk mencari informasi bazar, bisa menghubungi langsung Dinas Perindustrian dan Perdagangan, koperasi, forum UKM,yang ada di kota Anda. Selain cara tersebut, Anda juga bisa mencari informasi bazar melalui internet. Karena saat ini sudah banyak situs di internet yang menginformasikan kegiatan bazar di masing-masing kota.

Sesuaikan Tema Bazar dengan Produk Anda.

Yang perlu ditekankan dalam memilih bazar adalah, sesuaikan bazar yang akan Anda ikuti dengan produk yang Anda tawarkan. Hal ini dilakukan agar produk Anda sampai pada target pasar yang telah ditentukan. Sehingga dagangan Anda laris manis diserbu pasar.

Lakukan Survey Lokasi

 

Lokasi bazar sangat penting bagi penjualan. Sebaiknya jangan asal-asalan dalam memilih penawaran bazar, karena bazar ditempat yang sepi pengunjung kemungkinan besar hanya akan merugikan Anda. Selain itu pilih lokasi stand yang mudah dijangkau oleh konsumen, sehingga peluang pasarnya juga lebih besar. Pertimbangkan pula dana yang Anda miliki dengan biaya sewa stand. Sebab setiap lokasi memiliki harga yang berbeda, semakin stretegis lokasinya maka semakin mahal juga harga sewanya.

Cari Penyelenggara yang Berpengalaman.

Jangan sembarangan menjalin kerjasama dengan penyelenggara bazar, cari event organizer yang sudah berpengalaman dan memiliki strategi promosi cukup bagus. Sehingga kegiatan bazar yang Anda ikuti dikunjungi banyak pengunjung.

Siapkan Peralatan dan Perlengkapan Selama Bazar

Meskipun penyelenggara bazar sudah memberikan fasilitas selama mengikuti bazar, namun banyak peralatan dan perlengkapan pendukung yang harus Anda siapkan sendiri. Misalnya saja kartu nama, media promosi (brosur, pamflet, baner, dll) sudah di sediakan, buku tamu, meja dan kursi, aneka hiasan stand, alat tulis, serta kantong plastik.
Terakhir, setelah bazar selesai. Kumpulkan semua data pengunjung yang dicatat dalam buku tamu, dari sanalah Anda bisa menjaring para pengunjung menjadi pelanggan setia produk Anda. Semakin sering Anda mengikuti bazar, semakin luas jaringan bisnis Anda.

Pameran

Tak diragukan lagi, pameran adalah sarana ampuh untuk mempromosikan produk kita sehingga cepat dikenal banyak orang. Bagi Anda yang tergabung dalam jaringan distribusi SAKANA, pameran adalah cara cepat mengembangkan jaringan bisnis Anda.

Bagi kebanyakan pebisnis, mengikuti pameran merupakan salah satu ajang berpromosi produk atau jasa yang ingin ditawarkan kepada konsumen. Namun tidak dipungkiri, disamping itu para pebisnis juga berharap mendulang keuntungan dari jualan selama pameran berlangsung.

Tapi di balik itu mungkin ada kepuasan karena stand banyak dikunjungi, dan mendapat cukup banyak relasi baru selama acara berlangsung. Namun ada juga yang memang mendulang sukses dalam hal keuntungan karena produk atau jasa banyak yang laku selama pameran.

Jika memang pameran telah menjadi jalan efektif dalam berpromosi, agar tidak kecewa menjadi peserta sebuah pameran setidaknya Anda bisa memperhatikan beberapa hal berikut:

Apakah event/pameran yang akan diselenggarakan sebuah lembaga atau event organizer dirasa berguna dilihat dari ketepatan pemilihan waktu dan sasaran pengunjung sehubungan produk/jasa yang akan dipamerkan.
Cari tahu siapa penyelenggara dan track record pameran-pameran yang telah dikelola sebelumnya. Termasuk juga bagaimana promosi pameran dilakukan.
Jika telah memutuskan mengikuti sebuah pameran, pilihlah stand yang tempatnya strategis untuk dikunjungi.
Buatlah stand semenarik mungkin dari sisi dekorasi, pelayanan penjaga stand yang ramah dan sabar dalam menjelaskan produk.
Berikan tawaran menarik, misalnya diskon untuk produk selama pameran berlangsung.
Jangan lupa mempersiapkan kartu nama / brosur. Banyak peserta pameran merasa menyesal karena mengabaikan hal yang satu ini. Karena tanpa disadari mereka telah menghilangkan sebuah kesempatan untuk menjalin lebih banyak relasi dan untuk lebih dikenal oleh konsumen.

Direct Selling

Direct Selling / Door to DoorSelling atau penjualan langsung adalah cara memasarkan produk maupun jasa langsung kepada pelanggan. Langsung, yaitu secara temu muka.Temu muka ini umumnya berlangsung di rumah pelanggan atau di rumah teman, atau,tempat lain di luar lokasi toko.

Banyak jalan menuju ke Roma, banyak cara seseorang untuk mencapai keberhasilan dalam penjualannya. Ada yang dengan menjual online, ada yang menjual dipasarkan di toko atau supermarket, danlain-lain. Salah satu cara penjualan yang juga cukup efektif adalah melalui penjualan door to door/langsung. Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk menjual produk atau jasanya, dan setiap cara pasti memiliki kekhususannya masing-masing.

Salah satu yang paling sulit, namun yang paling efektif, bentuk pemasaran atau penjualan adalah apa yang dikenal sebagai penjualan secara door to door. Konsepnya adalah apabila kita kontak muka dengan muka kepada klien potensial. Sementara beberapa orang mungkin menghindari cara ini, tetapi banyak yang telah menjadi sukses dengan cara penjualan dari pintu ke pintu. Hal ini dapat menjadi cara yangsulit untuk menumbuhkan bisnis, tetapi jika dilakukan dengan benar dapat meningkatkan keuntungan penjualan. Cara penjualan ini, Kita tidak dapat menghindar dari suatu tantangan yang baru, dimana Kita harus berani memulai suatu relasi dan membuat orang menjadi percaya kepada, sehingga dia akan membeli apa yang Kitatawarkan.

Sebelum menginjakkan kaki ke luar pintu, yang perlu dilakukan adalah membuat rencana untuk diri sendiri. Tetapkanlah area dimana Kitaakan canvassing dan buatlah peta dari area tersebut, sehingga hal initidak akan membuat Kita tersesat ketika akan “door to door”. Peta tersebut akan membantu menentukan rute direct selling Kita. Juga Kita bisa mendapatkan gambaran mengenai berapa besar wilayah yang dapat dikelola untuksebagai database dan berapa banyak potensi prospek yang akan didapatkan.

Kita akan segera menyadari setelah berjalan dari beberapa pintu kepintu, belum tentu sambutan yang baik yang Kita terima, namun demikian Kita harus tetap bersikap positif. meskipun menemukan banyak orang yang menolak ketika Kita mengetuk pintu . Cara ini tidak terbatas dilakukan dari rumah kerumah saja, tetapi dari satu gedung kantor ke gedung kantor lainnya terutama diwilayah perkotaan.

Menjadi gigih dan bekerja rajin juga merupakan kunci utama untuk memasuki pintu sukses bila Kita berjualan dari pintu ke pintu. Anda harus memahami bahwa untuk keberhasilan itu, tidak dapat dihasilkan dalam bekerja satu hari atau bahkan beberapa hari. Dalam rangka untuk membangun bisnis mungkin diperlukan waktu berbulan-bulan. Kita akan belajar dari kesalahan dan pengalamandan ini hanya akan membuat Kita lebih baik dan lebih baik. Bersiaplah untuk tidak menyerah dan terus melakukannya. Menjadi gigih akan bekerja pada akhirnya.

Pemasaran produk secara door to door mungkin bukan cara termudah untuk mengembangkan bisnis, tapi jika dilakukan dengan benar dapat menjadi salah satu yang paling sukses. Bersiaplah untuk menghadapi penolakan dan belajar dari kesalahan Kita, tetapi pada akhirnya tahu bahwa Kita bekerja keras dan berharap untuk hari esok.

Artikel ini telah tayang di : http://olahansakana.blogspot.com
dengan Judul : pemasaran sakana frozen food
Penulis : Teguh Sariyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *