Strategi Pemasaran barang Jasa Keuangan

contoh strategi pemasaran produk,contoh strategi pemasaran produk baru,strategi pemasaran produk kerajinan,strategi pemasaran adalah,strategi pemasaran 4p,strategi pemasaran produk makanan,strategi pemasaran yang efektif,cara memasarkan produk ke perusahaan

  Strategi Pemasaran barang Jasa Keuangan

contoh strategi pemasaran produk,contoh strategi pemasaran produk baru,strategi pemasaran produk kerajinan,strategi pemasaran adalah,strategi pemasaran 4p,strategi pemasaran produk makanan,strategi pemasaran yang efektif,cara memasarkan produk ke perusahaan

Pemasaran barang Jasa Keuangan – buat mengembangkan strategi pemasaran barang jasa keuangan suatu lembaga keuangan, dibutuhkan suatu tindakan yaitu mensosialisasikan barang kepada mitra/masyarakat adalah sangat penting. Hal ini bertujuan buat kemajuan kinerja suatu lembaga keuangan khususnya BMT (baitul mal wa tamwil) dalam hal pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai usaha mikro.

Keberhasilan suatu lembaga keuangan dalam mengadakan hubungan dengan mitra/masyarakat sangat ditentukan oleh keberhasilan usahanya di bidang pemasaran. Keberhasilan tersebut juga dapat ditentukan oleh ketetapan fasilitas barang dan bagi hasil yang diperoleh yang dapat memenuhi selera masyarakat. Hal ini biasanya di tentukan lewat penelitian terhadap prospek usaha  mikro yang akan menjadi target sebelum barang tersebut di marketkan.

Dan setelah kami mulai lakukan penelitian dan terjun langsung di lapangan (market), buat mengenal bagaimana kondisi market yang sesungguhnya, terdapat banyak kendala yang harus di hadapi, seperti :

1.    Ketika keadaan market yang ramai dan banyak pembeli, buat melakukan penelitian kepada penjual (penjual), penjual tersebut lebih mendahulukan pembeli.
2.    Ketika market sepi, penjual (penjual) banyak yang sudah beres- beres (kukutan) sebelum jam marketan selesai, bahkan karena market sepi banyak penjual (penjual) yang tidak berjualan di market (banyak lapak kosong).
3.    Banyak juga penjual yang tidak bersedia buat dimintai informasi (data) sehingga penelitian dan Tanya jawab harus dihentikan.
4.    Kebanyakan mengatakan kalau sudah pernah dimintai informasi (data) sebelumnya, sehingga tidak ingin di mintai informasi lagi.
5.    Selain dari penjual, kendala yang lain adalah waktu yang lumayan sebentar dan kebanyakan market yang dituju tempatnya jauh dan masih mencari-cari dimana lokasi marketnya.
6.    Selain itu mungkin dari pihak kami sendiri yang belum bisa dan belum mengetahui bagaimana kinerja menjadi marketing sehingga menjadi kendala bagi kami buat berbaur ke dalam market dengan penjual-penjual yang memiliki berbagai macam sifat dan karakteristik.

Akan tetapi, dari sekian kendala tersebut ada kesan yang sangat baik yang pernah kami alami terhadap sebagian penjual yang bisa dan mau buat di mintai informasi (data) sehingga memudahkan kita buat menggali banyak informasi dan pembelajaran, bahkan malah asik diajak bercanda dan ada juga yang bercerita tentang pengalaman berdagang.

Ada juga yang menyampaikan keluhan tentang kondisi market saat ini. Misalnya, market sering sepi karena sekarang banyak toko-toko besar yang berdiri dan banyak penjual yang tidak mempunyai izin resmi pada berjualan di pinggir area market, sehingga penjual yang mempunyai izin resmi di dalam market kalah saing dengan yang di luar market (di jalan masuk market), karena tidak perlu masuk ke dalam market, pembeli mudah mendapatkan (membeli) barang yang diinginkan di pinggir jalan area market.

 

Dan pada tahap penelitian terhadap penawaran kepada penjual market akan suatu barang simpanan (funding) dan pembiayaan (landing), maka lebih mudah memperkenalkan dan menarik nasabah atau mitra dalam hal pembiayaan daripada buat barang simpanan. Hal ini disebabkan karena salah satu faktornya yang banyak kami temukan adalah, seorang penjual akan lebih terbuka tentang kebutuhan dananya, daripada buat menyimpan laba hasil penjualannya.
Dari pengalaman ini kami banyak mendapatkan pelajaran langsung dari situasi dan kondisi serta keadaan di masyarakat terutama pada keadaan market yang sesungguhnya dan semoga bisa menjadi pembelajaran bagi kami buat masa depan yang lebih baik.

Artikel ini telah tayang di :  https://arinprasticha.blogspot.com
dengan Judul :    Strategi Pemasaran Produk Jasa Keuangan
Penulis :  arinprasticha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *