Platform Influencer Marketing Indonesia Menghubungkan Advertiser dan Influencer untuk Saling Bekerja Sama

influencer marketing indonesia, buzzohero, platform influencer marketing di indonesia, sociabuzz, influencer marketing adalah, aplikasi influencer, sociabuzz karir, daftar jadi buzzer, goviral, cara mendapatkan endorse, getcraft

Platform Influencer Marketing Indonesia Menghubungkan Advertiser dan Influencer untuk Saling Bekerja Sama

influencer marketing indonesia, buzzohero, platform influencer marketing di indonesia, sociabuzz, influencer marketing adalah, aplikasi influencer, sociabuzz karir, daftar jadi buzzer, goviral, cara mendapatkan endorse, getcraft

Belakangan influencer makin dipercaya untuk ambil bagian dalam kegiatan marketing. Seleb blog maupun blogger merupakan bagian dari influencer yang selalu ada dalam berbagai event atau kampanye produk dan jasa. Semakin tingginya kebutuhan akan influencer membuat tumbuhnya platform-platform yang bekerja menghubungkan publisher dan advertiser. Dengan demikian, advertiser tidak perlu menyisir mesin pencarian di internet untuk mendapatkan influencer yang sesuai dengan kriterianya. Platform-platform tersebut sudah memiliki data lengkap publisher sehingga advertiser tinggal memilih. Untuk mengumpulkan data tersebut, pengelola influencer marketing platform dari dalam maupun luar negeri rajin mengirimkan email kepada para blogger agar mendaftar di platform yang bersangkutan. Blogger juga bisa memilih  dan mendaftar sendiri ke platform yang cocok.

 

Karena yang dibutuhkan adalah pengaruh seorang influencer, maka dia harus memiliki blog dengan pageviews tinggi dan follower yang cukup banyak. Tiap platform menerapkan sistem yang berbeda. Ada yang meminta blogger mengajukan proposal untuk tiap penawaran pekerjaan yang diminati, ada yang melalui seleksi  oleh admin platform. Karena itu penting sekali menuliskan profil yang menarik dan terus menaikkan statistik agar selalu masuk dalam filter yang dilakukan admin.

 

Jumlah followers dan statistik yang diminta berbeda-beda menurut perhitungan dan anggaran advertiser. Namun jika anggota platform tersebut semakin banyak, otomatis persaingan akan semakin tajam. Karena banyak pilihan itulah, kadang kriteria penawaran yang diajukan setinggi langit. Misalnya permintaan minimal 10.000 follower di instagram mulai sering terlihat. Padahal permintaan setinggi itu jarang terjadi diluar platform. Otomatis blogger dengan statistik dan followers yang lebih banyak akan sering menang dan mendapatkan pekerjaan tersebut.

 

Pengelola influencer marketing platform akan mengenakan pemotongan atas honor yang akan diperoleh blogger sebagai pemotongan atas honor yang akan diperoleh blogger sebagai pengganti jasa mempertemukan blogger dengan advertiser tersebut. Besar pemotongan tergantung aturan platform. Tapi ada platform yang mengambil fee lumayan besar, bisa sampai 60%. Kadang ada pula yang menerapkan minimal pendapatan sebelum pencairan. Namun hampir semua platform secara terbuka menuliskan imbalan yang akan diperoleh setelah dipotong administrasi yang akan didapatkannya. Tinggal si blogger itu sendiri yang memutuskan apakah menerima aturan yang demikian atau tidak.

 

Influencer marketing platform yang berbahasa indonesia antara lain : IDBlog Network, Sociabuzz, Blogmint, dan sebagainya. Meski berbahasa indonesia tapi tak semuanya berasal dari Indonesia. Contohnya blogmint yang berasal dari India. Namun tak perlu khawatir karena anggota dari Indonesia tetap bisa menyimak peluang-peluang pekerjaan di Indonesia.

 

Mungkin yang akan membuat blogger Indonesia sedikit tidak nyaman adalah keterbukaan data diri di beberapa platform dengan mencantumkan berapa imbalan yang diharapkan oleh si blogger sehingga blogger lain bisa mengintip berapa “harga” blogger lain. Kebanyakan blogger indonesia itu saling kenal, sehingga saling intip seperti itu tak terhindarkan. Sebaiknya kita tak perlu terpengaruh dengan harga teman di platform yang sama. Mulailah dengan harga rendah dari range yang ditawarkan. Jika berhasil mendapat pekerjaan tersebut, naikan perlahan dan amati responnya. Jika responnya bagus, kita bisa meneruskan ke standar yang menurut kita paling pas karena tidak ada standar baku tentang hal itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *