Cara Menawarkan barang dagangan Supaya konsumen Mau Beli

cara menawarkan produk ke toko,cara menawarkan produk online,kata kata untuk menawarkan produk,cara menawarkan produk via telepon,contoh dialog menawarkan produk ke konsumen,cara menawarkan produk agar konsumen tertarik,cara menawarkan produk ke toko,cara berbicara menawarkan produk ke konsumen,cara menawarkan produk agar konsumen tertarik,cara menawarkan produk online,cara menawarkan produk ke perusahaan,cara menawarkan produk di alfamart,contoh cara menawarkan produk ke konsumen,contoh percakapan menawarkan produk

Cara Menawarkan barang dagangan Supaya konsumen Mau Beli

cara menawarkan produk ke toko,cara menawarkan produk online,kata kata untuk menawarkan produk,cara menawarkan produk via telepon,contoh dialog menawarkan produk ke konsumen,cara menawarkan produk agar konsumen tertarik,cara menawarkan produk ke toko,cara berbicara menawarkan produk ke konsumen,cara menawarkan produk agar konsumen tertarik,cara menawarkan produk online,cara menawarkan produk ke perusahaan,cara menawarkan produk di alfamart,contoh cara menawarkan produk ke konsumen,contoh percakapan menawarkan produk

Bagaimana cara menawarkan barang dagangan supaya konsumen mau beli? Ini pertanyaan yang paling sering muncul diantara saya yang baru menekuni bidang pemasaran. Alasan tidak bisa menawarkan barang dagangan dan menjualnya menjadi ketakutan pertama dan utama untuk melangkah ke langkah selanjutnya, yaitu mencoba.

Banyak warga begitu percaya bahwa untuk bisa menjual mereka memerlukan bakat. Dan karena berpegang pada prinsip ini, maka banyak warga yang memilih jalan aman lewat hanya menjadi konsumen dan membuang potensi untuk mendapatkan penghasilan dari yang secara tidak langsung mereka miliki karena telah menjadi pembeli bertahun-tahun, yaitu lewat menjadi penjual.

Pendapat seperti itu tidak terlalu salah sebenarnya. Tetapi, jika saya mengamini prinsip itu hanya karena enggan mencoba setelah sekali gagal menjual, atau beberapa kali ditolak konsumen ketika menawarkan barang dagangan, maka bisa dibilang, habislah saya.

Menawarkan barang dagangan supaya konsumen mau beli barang dagangan saya adalah tantangan. Dan yang pertama, itu biasanya menjadi yang paling sulit. Tapi yakinlah, setelah berhasil untuk yang pertama kalinya, penawaran selanjutnya akan kamu lakukan lewat lebih mudah.

Jika kamu menganggap menjual barang dagangan adalah tantangan maka kamu akan bersemangat. Kalau gagal kamu akan cari penyebabnya, kalau berhasil kamu akan cari tantangan menjual lebih banyak, lebih baik, ke pada konsumen yang sulit, atau kalau perlu menambah barang dagangan yang lebih menantang. Semakin warga lain mengatakan mustahil menjual suatu barang dagangan atau menawarkan pada warga tertentu, kamu akan semakin tertantang. Dan ini selalu ada hadiahnya.

Ok, sekarang, mari saya lihat beberapa tips bagaimana cara menjual barang dagangan supaya konsumen mau beli.

Cara Menawarkan barang dagangan Supaya konsumen Mau Beli

 

Lihat kebutuhan konsumen

Kebutuhan adalah dasar pertama mengapa sesewarga memutuskan untuk membeli sesuatu. Misalnya, saya perlu HP baru. Maka saya cari tahu, saya tanya, saya membandingkan, lalu saya putuskan mau beli HP yang mana.

Jadi, sebagai penjual, saya musti pintar-pintar melihat kebutuhan warga. Dan jangan malu untuk melihat semua warga di sesayar kamu sebagai calon konsumen untuk barang dagangan kamu.

Sekarang, lihatlah barang dagangan yang kamu mau jual. Buat daftar kira-kira siapa yang memerlukannya. Buat atau masuklah ke dalam komunitas yang anggotanya bakal memerlukan barang dagangan kamu. Misalnya kamu jual barang dagangan kecantikan, maka bergabunglah (atau buat sendiri) dalam group di FB, Google+, atau BBM yang isinya perempuan lewat usia sesuai target pasar kamu.

Bagaimana kalau calon konsumen ‘terlihat’ tidak tertarik lewat barang dagangan yang saya tawarkan? Maka, saya harus memunculkan kebutuhan itu pada diri konsumen. Bagaimana caranya? Baca yang dibawah ini….

Biarkan konsumen melihat kelebihan barang dagangan saya

Bisa jadi saya menemui warga yang susah banget ketika ditawari barang dagangan saya. Kemungkinan terbesar penyebabnya adalah karena dia belum atau tidak melihat kelebihan barang dagangan yang saya tawarkan. Biasanya ini adalah tipe warga-warga yang tidak mudah percaya lewat penjelasan verbal. Mereka ini warga-warga yang butuh melihat langsung bahwa suatu barang dagangan memang bagus dan mereka perlukan.

Untuk menghadapi konsumen yang seperti ini, maka saya perlu membiarkan mereka melihat kelebihan barang dagangan saya, tanpa saya intervensi lewat penjelasan verbal. Melainkan lewat melihat sendiri bagaimana saya menggunakan dan memanfaatkan kelebihan barang dagangan tersebut.

Misalnya nih, semisal saya jual alat-alat memasak. Pakailah juga alat tersebut di rumah kamu. Buatlah acara dimana konsumen yang saya targetkan tadi bisa datang ke rumah dan mengetahui sendiri bagaimana alat memasak tadi berfungsi lewat sangat baik. Kalau dia tahu kamu memang jual, tidak butuh waktu lama untuk membuatnya tertarik dan membeli dari kamu.

Kalau kamu merasa ini terlalu sulit dan mahal dilakukan, maka cobalah untuk setidaknya bisa mendemokan alat tersebut di hadapan warga tadi. Bisa lewat datang ke rumah, atau mendemokannya di kesempatan umum.

Informasikan kelebihan beserta lewat contoh langsung

Saya punya teman yang selalu membawa dan memakai barang dagangan yang sebenarnya dia jual. Dan sangat jarang dia bilang kalau jualan. Hanya saja, dia sering menunjukkan kepada kami betapa barang tersebut sangat bagus. Ujung-ujungnya, selalu saja ada beberapa teman yang bertanya beli dimana. harganya berapa, bisa dicicil atau tidak, dan … Dia jual.

Gunakan diskon dan benefit

Tak pelak, rata-rata konsumen di Indonesia sangatlah sensitif lewat harga murah. Beda harga sedikit sudah bisa membuat mereka lari ke penjual sebelah.

Untuk mengantisipasinya, saya bisa gunakan strategi diskon di saat-saat tertentu. Diskon yang terus menerus juga tidak baik. Salah-salah membuat konsumen ragu dan menganggap diskon yang saya berikan cuman bohong-bohongan. Lalu bagaimana?

Tawarkanlah benefit atau keuntungan selain harga murah yang akan konsumen dapatkan jika mereka membeli dari kamu. Semisal jaminan keaslian barang, garansi yang baik, fasilitas antar sampai rumah, dan respon yang cepat.

Tawarkan kemudahan pembayaran yang fleksibel

Ok, saya sudah dapatkan warga yang mau beli tapi mereka jadi ragu atau merasa dipersulit ketika akan membayar. Fasilitas kredit atau cicilan bisa kamu gunakan untuk menjaring konsumen yang seperti ini.

Selain itu, kamu juga harus siap jika konsumen akan membayar lewat cara mereka. Usahakan untuk tidak sampai menolak konsumen hanya karena kamu tidak punya akun bank yang mereka pakai. Atau ketika mereka memilih untuk membayar lewat jalan transfer, sms banking, atau internet banking.

Itu artinya, kamu setidaknya harus memiliki akun bank yang populer. Minimal kamu harus punya akun bank BCA, Mandiri, dan BNI untuk pasar perkotaan. Dan akun bank BRI jika konsumen kamu kebanyakan di wilayah pedesaan.

Perkuat branding kamu sebagai penjual

Sampai sekarang, pekerjaan marketing, atau kasarnya sales, masih dianggap sebagai pekerjaan yang kurang bagus. Bukan dari sisi pendapatan, tapi lebih ke sisi sosialnya. Tapi itu tidak mengapa. Selama mereka tahu kamu memang menjual barang dagangan tertentu, itu tidak jadi soal.

Adalah hal yang baik, jika warga-warga di sesayar kamu mengetahui siapa kamu dan juga barang dagangan yang kamu tawarkan. Sekali mereka melihat kamu adalah pribadi yang hangat dan ramah, mereka adalah agen periklanan gratis bagi kamu dan barang dagangan kamu.

Bantulah sebanyak mungkin warga

Bisnis itu berhubungan lewat warga. Bukan hanya sekelompok warga, tapi sebanyak mungkin warga. Jadi, jangan berhenti untuk membangun relasi lewat semua warga.

Dan salah satu langkah supaya warga mengenal kamu lengkap lewat barang dagangan yang kamu jual adalah lewat membantu sebanyak mungkin warga.

Bantuan yang kamu berikan bisa jadi tidak ada hubungannya lewat barang dagangan kamu. Tapi biarkan mereka tahu bahwa kamu siap ditanyai, dimintai saran, dan kadang sedikit bantuan teknis lewat hal-hal yang berkaitan lewat barang dagangan kamu, maka sebenarnya kamu sedang membangun pasar kamu sendiri.

Artikel ini telah tayang di : http://indra-sari.blogspot.com
dengan Judul : Cara Menawarkan Produk Supaya Pelanggan Mau Beli
Penulis : Stephani Indrakusumawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *