Cara Bisnis Buah-Buahan agar Laris Manis, Untung Jutaan

jasa marketing,jasa marketing online,jasa marketing produk,jasa pemasaran,jasa pemasaran online,jasa pemasaran produk,jasa pemasaran produk online,jasa promosi murah,jasa promosi online,jasa promosi produk,jasa seo,jasa seo murah,jasa seo jogja,jasa website terbaik,jasa digital marketing,jasa social media,marketing produk,pemasaran produk,perusahaan jasa seo,layanan seo,bisnis jasa online,harga seo, jasa promosi social media,jasa social media,jasa seo professional,jasa pemasaran online digital,jasa digital, jasa penjualan online,konsultan digital marketing,produk pemasaran,sistem pemasaran jasa

Cara Bisnis Buah-Buahan agar Laris Manis, Untung Jutaan

jasa marketing,jasa marketing online,jasa marketing produk,jasa   pemasaran,jasa   pemasaran online,jasa pemasaran produk,jasa pemasaran   produk online,jasa promosi   murah,jasa promosi online,jasa promosi   produk,jasa seo,jasa seo murah,jasa seo   jogja,jasa website   terbaik,jasa digital marketing,jasa social media,marketing     produk,pemasaran produk,perusahaan jasa seo,layanan seo,bisnis jasa   online,harga   seo, jasa promosi social media,jasa social media,jasa seo   professional,jasa   pemasaran online digital,jasa digital, jasa   penjualan online,konsultan digital   marketing,produk pemasaran,sistem   pemasaran jasa

 

Buah-buahan sangat baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin, mineral, anti oksidan, serat, yang dibutuhkan tubuh dan baik bagi sistim pencernaan serta metabolisme tubuh. Banyak orang gemar mengkonsumsi buah-buahan segar, selain karena rasanya enak, kandungan nutrisi pada buah-buahan memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, dengan mengkonsumsi buah-buahan setiap hari dipercaya dapat menjaga kecantikan bagi wanita dan meningkatkan kebugaran tubuh pria. Sehingga tidak heran bila banyak orang membeli buah-buahan untuk dikonsumsi setiap hari sebagai menu makanan sehat. Bukan hanya bagi orang sehat saja, orang yang sedang terbaring sakit pun memerlukan buah-buahan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Ini berarti bahwa buah-buahan sudah menjadi makanan yang wajib dikonsumsi dan pasti banyak dicari orang setiap harinya.

Berdasarkan kenyataan tersebut, kita dapat memanfaatkan suatu peluang bisnis yang menjanjikan dan bisa anda geluti. Dengan modal yang relative murah, tahan krisis, serta memberikan keuntungan yang lumayan, anda bisa menekuni bisnis menjual buah-buahan segar.

 

Namun sebelum anda memutuskan untuk menekuni bisnis ini, sebaiknya anda perlu memahami beberapa hal penting seputar karakteristik dan teknik penyimpanan buah-buahan, sebagai berikut :

Buah-buahan termasuk makanan yang memiliki sifat mudah berubah rasa, warna, bau, tekstur, dll sehingga mudah rusak atau busuk bila salah dalam hal menyimpan dan menanganinya.

Buah-buahan yang terlalu lama disimpan akan busuk serta kurang segar, sehingga perlu diperhatikan kapan waktunya anda harus membeli stock buah agar tidak banyak merugi

Buah-buahan yang segar memiliki ciri-ciri : tidak lembek, harum sesuai aroma buah tersebut, dan warna sesuai khas buah tersebut. Misal jeruk berwarna orange, pisang berwarna kuning, apel berwarna merah, dsb

Ada buah-buahan tertentu yang bersifat musiman yang banyak atau bisa ditemukan pada pada musim tertentu saja, misalnya buah durian, rambutan, manggis, duku, cempedak, dsb

Beberapa jenis buah-buahan akan menghasilkan gas ethylene ketika dipanen misalnya buah pisang, papaya, mangga, apel, sawo, alpukat, dsb. Di satu sisi, gas inilah sebenarnya yang membuat buah jenis tersebut menjadi matang, namun di sisi lain juga bisa merusak buah-buahan lainnya yang sensitif terhadap gas tersebut. Itu sebabnya mengapa buah-buahan tersebut mesti diperam terlebih dahulu supaya matang. Buah jenis ini dikenal dengan istilah buah klimaterik. Sementara buah-buahan jenis non klimaterik, baru dapat dipanen saat sudah benar-benar matang, misalnya semangka, jeruk, nenas, anggur, dsb.

 

Teknik penyimpanan buah juga harus anda pahami karena hampir sebagian besar buah-buahan sangat sensitive dengan temperature udara. Ada buah yang harus disimpan dalam lemari pendingin atau di tempat yang sejuk dengan suhu 3 sampai 7 derajat celcius agar tetap segar dan ada buah yang bisa disimpan pada suhu ruangan, berikut beberapa contoh buah yang harus disimpan di lemari pendingin agar tahan lama:

· Mentimun, belimbing, harus disimpan dalam keadaan kering, dikemas dalam kantong plastik atau kantong kertas
· Buah apel, pear, plum, strawberry, anggur, cerry yang sudah matang sebaiknya dikemas dalam plastic yang diberi lubang udara

 

Namun ada juga buah-buahan yang tidak perlu disimpan dalam lemari pendingin (cukup dalam ruangan), misalnya :
· Nenas, yakni dengan memotong daun yang berada di bagian paling atas, kemudian letakkan nenas dengan posisi terbalik.
· Jeruk dan markisa, bisa disimpan pada suhu ruangan asalkan ditaruh dalam kantong plastic yang diberi perekat (seperti plastic pada kartu undangan) atau pada kantong kertas.
· Mangga, melon, semangka, alpukat, papaya, jambu, sawo, salak, nangka, bisa disimpan pada suhu ruangan asalkan tidak terkena sinar matahari langsung. Untuk alpukat, jambu, sawo, sebaiknya dibungkus dengan kantong kertas.
· Pisang sebaiknya digantung karena jika diletakkan pada meja atau di rak, ada bagian buah pisang yang tertekan terlalu lama, dan berwarna hitam atau gelap serta terasa lembek jika dipegang. Ketika membeli pisang dari pemasok carilah yang masih menyisakan sedikit warna hijau (jangan kuning semua) agar bisa disimpan lebih lama dan matang secara alami.

 

Buah-buahan yang belum matang jangan disimpan di dalam lemari pendingin karena memperlambat buah menjadi matang (masak). Buah-buahan seperti ini sebaiknya ditaruh pada rak buah misalnya mangga, apel, alpukat, dsb

 

Periksa secara rutin buah-buahan yang disimpan, jika ada buah yang busuk segera dipisahkan dan dibuang, karena bakteri pada buah yang busuk dapat menyebabkan buah lain cepat menjadi busuk.

 

Jika anda menyimpan buah-buahan dalam lemari pendingin, jaga kebersihannya dan segera buang buah yang busuk untuk mengurangi berkembang biaknya bakteri pada lemari pendingin.

Nah dari uraian diatas, bila anda tertarik ingin menekuni bisnis ini yuk, agar Sukses Bisnis Menjual Buah-buahan Segar, berikut ini :

 

Cari lokasi strategis yang ramai lalu lalang orang, misalnya di pinggir jalan raya, dekat perumahan, perkantoran, sport center, tempat wisata, rumah sakit, pasar, dsb. Lokasi favorit terutama di sekitar rumah sakit, alasannya karena konsumen sering membeli buah-buahan segar sebagai buah tangan (oleh-oleh) saat membesuk orang yang sedang sakit. Lokasi favorit lainnya di sekitar perkantoran

Lakukan survey sebelum melakukan pembelian buah-buahan dari petani,pemasok atau pedagang pengumpul di sentra buah-buahan, agar diperoleh buah-buahan yang segar dan berkualitas baik sesuai harapan konsumen.
Buah-buahan yang anda jual adalah yang paling banyak dicari orang seperti : jeruk, apel, pear, anggur, pepaya, pisang, belimbing alpukat, mangga, melon, semangka, jambu, sawo, duku, strawberry, nenas, markisa, manggis, durian, rambutan, dsb.

Menyediakan peralatan yang dibutuhkan seperti rak buah (display), timbangan manual/digital, alat penyimpanan seperti kulkas buah atau freezer, dsb

Teknik pembuatan rak buah mesti diperhatikan mulai dari pemilihan bahan, background, warna dan teknik pencahayaan (lighting), termasuk cara penyusunan buah pada rak (display) harus tepat serta efisien (ergonomis), selain akan membuat tampilan buah terlihat segar dan menarik, juga akan memudahkan calon pembeli melihat buah yang akan dibeli. Anda bisa menambahkan cermin sebagai background rak sehingga ketika buah disusun terlihat ramai dan menarik.

Pilih buah dengan ringkat kematangan yang sedang, jangan terlalu masak atau terlalu mentah. Dengan menyediakan buah-buahan yang segar dan cukup kematangannya, toko anda akan sangat laris diserbu konsumen
Bersihkan buah yang anda beli dari pemasok dengan sikat atau ijuk, sehingga secara tampilan buah terlihat bersih, tanpa noda bekas getah, dan warnanya alami.

Sortir buah berdasarkan ukuran yang hampir sama, sehingga anda bisa menjual dengan harga yang berbeda sesuai ukuran. Cara lain, anda bisa juga melakukan sortir berdasarkan kualitas buah (premium, super atau standard)
Tentukan harga jual yang kompetitif, relative murah namun tetap berkualitas, sehingga konsumen anda semakin banyak setiap harinya. Tingkat keuntungan rata-rata yang bisa anda dapatkan sekitar 30 hingga 40 persen.
Jangan pernah menjual buah yang sudah busuk atau rusak karena pelanggan yang kecewa tidak akan membeli buah kembali dari toko anda

Sediakan buah-buahan sebagai tester, dan calon pembeli sebaiknya juga dipersilakan mencoba tester buah-buahan tersebut secara gratis.

Coba ide kreatif, dengan menawarkan parcel buah-buahan kepada konsumen yang membeli buah sebagai buah tangan (oleh-oleh). Sediakan keranjang buah dari anyaman rotan dengan berbagai ukuran, lalu isi dengan bermacam jenis buah sesuai permintaan konsumen, kemudian bungkus dengan plastic yang biasa digunakan untuk parcel. Dengan membuat parcel buah-buahan, selain praktis, menarik, juga terkesan berkelas, dan bagi anda sendiri tentunya bisa mendatangkan keuntungan tambahan karena biasanya harga jual parcel buah-buahan lebih mahal dibandingkan harga normal buah-buahan yang dibeli secara satuan tanpa kemasan.

Pasang papan nama berupa neon sign/neon box serta spanduk ukuran besar dengan warna yang menarik perhatian, sehingga membuat orang penasaran untuk mampir ke toko anda
Pasang papan petunjuk harga promo untuk buah-buahan tertentu yang ingin anda berikan penawaran discount. Misal: “Mangga Arum Manis, Harga Heboh Rp. 15.000,-/Kg” (hanya ilustrasi)

Jika anda memiliki space yang relative luas, tidak ada salahnya anda membuat bisnis turunan di lokasi yang sama yakni bisnis minuman jus buah. Sehingga jika konsumen ingin menikmati langsung jus dari buah-buahan yang dijual bisa anda layani. Disisi lain, tentunya ini akan menambah penghasilan buat anda.

Jika anda berfikir untuk menyewa tempat strategis relative mahal dan anda tidak memiliki dana yang cukup, sementara anda sudah sangat ingin berbisnis buah-buahan, maka anda tidak usah khawatir karena solusinya anda hanya perlu menyediakan mobil pick up (bak terbuka) yang dimodifikasi untuk membawa dan sebagai rak buah-buahan yang akan dijual. Cari lokasi parkir di tempat yang teduh, strategis, serta tidak mengganggu arus lalu lintas, dan anda pun dapat berjualan buah-buahan dengan sistim mobile (berpindah tempat)

Berapa Modal yang Dibutuhkan?

Modal yang dibutuhkan tergantung dengan usaha yang ingin Anda buka. Apakah berbentuk toko, kios, atau berjualan keliling. Juga seberapa besar usaha tersebut. Karena saya selalu berbisnis di pasar tradisional, maka hal tersebut yang akan saya gunakan sebagai patokan.

biasanya menghabiskan uang sekitar 3-5 juta saja. Persediaan produk tersebut hanya bertahan sekitar 3 sampai 4 hari saja. Tapi untuk memastikan bisnis Anda mampu bertahan di tahun-tahun pertama, setidaknya dibutuhkan uang sekitar 15 juta sebagai modal untuk membeli produk.

Pastikan saja Anda menyimpan uang sebanyak itu setiap kali produk Anda terjual. Anda boleh membelanjakan sisa hasil penjualan. Namun akan lebih baik seandainya Anda menyisihkan lebih banyak uang untuk menambah modal sehingga Anda bisa memasok produk yang lebih banyak dan bervariasi di masa mendatang.

Segmentasi Pasar

Saya menyederhanakan target pasar untuk bisnis buah-buahan menjadi dua, yakni kelas menengah ke atas dan kelas menengah ke bawah.

Jika Anda menargetkan kelas menengah ke atas, maka lebih baik menjual produk-produk terbaik dengan harga yang lebih mahal seperti apel china, pear, anggur merah, buah naga, apel amerika, jeruk mandarin dan sebagiannya.

Sedangkan jika target pasar Anda seperti saya, yakni kelas menengah ke bawah, lebih baik berfokus untuk menjual buah-buahan lokal seperti apel manalagi, mangga, semangka, melon, gelitu, dan lain sebagiannya.
Lokasi dan Tempat Berjualan

Pemilihan lokasi sangat menentukan kesuksesan usaha buah-buahan. Usahakan membeli toko atau kios di tempat-tempat yang ramai dan strategis. Paling tidak kios Anda bisa diakses oleh mobil dan motor.

Misalkan di sekitar rumah sakit, pasar tradisional, atau pinggir jalan yang ramai. Agar Anda bisa tenang menjalankan bisnis, Anda juga harus memastikan bahwa tempat berjualan Anda tidak melanggar hukum yang berlaku di daerah Anda.

Dan yang lebih penting, lebih baik membelinya. Bukan menyewa. Jika Anda masih belum mampu, maka sebaiknya mengumpulkan uang terlebih dahulu atau mencari rekan bisnis untuk menjalankan usaha bersama-sama. Karena dengan membeli kios atau toko, Anda tidak akan berpindah dalam waktu lama. Pelanggan pun akan dengan mudah menemukan Anda jika mereka membutuhkan buah-buahan kapan pun mereka inginkan .
Menetapkan Harga Buah

Sebagai pemula, biasanya orang hanya menjual dengan menghitung selisih harga beli dengan jumlah keuntungan yang mereka inginkan. Misalkan membeli semangka seharga Rp 2000,00/Kg. Dan keuntungan yang diinginkan adalah Rp 1.000,00, maka harga jual semangka adalah Rp 3.000/Kg. sederhana, bukan?

Tapi bisnis tidak pernah mudah. Ada banyak sekali faktor yang harus diperhitungkan untuk menentukan harga yang tepat. Harga yang bagus akan memberikan keuntungan maksimal. Sayangnya, untuk mampu menetapkan harga dengan baik, dibutuhkan banyak pengalaman berdagang. Biarkan waktu yang akan menuntun Anda.

Saya akan memberikan tips menentukan harga di masa depan. Jadi, silakan follow blog ini untuk mendapatkan informasi terbaru di masa depan.

Supplier

Anda bisa mencari juragan buah di daerah sekitar Anda. Perlu diingat, kualitas buah-buahan akan terus menurun sejak hari pertama Anda membelinya. Oleh karena itu, sebaiknya banyaknya buah yang Anda pasok sesuai dengan kemampuan Anda dalam menjual buah-buahan.

Misalkan Anda hanya mampu menjual 30 Kg jeruk setiap hari, maka angka yang masuk akal ketika memasoknya adalah 90 Kg. Karena usia jeruk hanya sekitar 3 hari saja. Jika Anda membeli lebih dari 100 Kg, maka risiko Anda akan semakin besar.

Kedua, pastikan Anda menjalin hubungan baik dengan para juragan buah. Mereka adalah faktor penting bagi kesuksesan bisnis Anda. Anda bisa mendapat potongan harga, produk dengan kualitas terbaik, dan bonus-bonus lainnya. Hanya jika Anda mampu menjalin hubungan mutualisme dengan para juragan.

Waktunya Menjual

 

Sikap Anda adalah ujung tombak keberhasilan Anda menjual produk. Bagaimana Anda melayani pembeli, berapa diskon yang Anda berikan, dan bagaimana Anda menentukan harga bagi mereka yang berbelanja dalam jumlah besar.

Jangan khawatir, ini hanya masalah waktu. Seiring dengan pengalaman Anda berjualan, Anda akan segera mengetahui seluk beluk pembeli. Mulai dari pembeli kaya yang sombong, pembeli miskin yang kurang ajar, pembeli yang menyenangkan, dan tipe pembeli lainnya.

Masing-masing pembeli memiliki sikap yang berbeda-beda dan membutuhkan perlakuan yang berbeda. Jadi, ketika Anda berjualan, pastikan Anda juga memperhatikan pembeli-pembeli Anda. Walaupun pada awalnya Anda akan mengalami kesulitan, tapi akan waktu di mana Anda akan memenangkan hati pelanggan dan menjadi pedagang buah yang sukses

Artikel ini telah tayang di : http://kembarbisnis.blogspot.com
dengan Judul : BISNIS JUAL BELI BUAH BUAHAN
Penulis : BISNIS DAN PELUANG USAHA

Artikel ini telah tayang di : https://shiq4.wordpress.com
dengan Judul : Panduan Bisnis : Cara Memulai Usaha Buah-Buahan (1)
Penulis : shiq4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *