apa yang harus dilakukan terhadap Google AdSense yang dipasang di website di-klik oleh pengunjung website ?

cara meningkatkan jumlah klik adsense,cara agar pengunjung mengklik iklan,cara klik iklan adsense sendiri,cara aman klik iklan adsense sendiri,cara meningkatkan klik adsense,bayaran google adsense per klik,agar adsense banyak diklik,cara meningkatkan ctr adsense

apa yang harus dilakukan terhadap Google AdSense yang dipasang di website di-klik oleh pengunjung website ?

cara meningkatkan jumlah klik adsense,cara agar pengunjung mengklik iklan,cara klik iklan adsense sendiri,cara aman klik iklan adsense sendiri,cara meningkatkan klik adsense,bayaran google adsense per klik,agar adsense banyak diklik,cara meningkatkan ctr adsense

1. Buatlah AdSense Yang Tidak Tampak Seperti Iklan

Publisher dapat melakukan customize terhadap AdSense yang ditampilkan pada website. Apakah berbentuk banner, skycarapers, rectangle, square, dan sebagainya yang disajikan dengan border dan warna yang apik. Format iklan dapat dibuat dengan berbagai kombinasi warna dan penempatan. Pengguna internet mengunjungi website bukan karena ingin mengunjungi iklan, akan tetapi karena kebutuhan informasi yang disajikan oleh konten website. Maka dari itu konten website haruslah menarik. Apabila publisher menampilkan AdSense dengan tampilan warna mencolok, menjadi bersar ketika kursor mengenainya, atau segala usaha yang membuat pengunjung website dapat mengenali iklan dengan mudah, justru malah membuat mereka cenderung menghindari iklan tersebut dan tidak melakukan klik sama sekali. Dengan begitu, Joel Comm menyarankan agar membuat iklan seperti bagian dari paragraf konten website.
Google juga memberikan beberapa pilihan ukuran iklan berbentuk rectangular, yaitu buttons (125 x 125), small rectangles (180 x 150), medium rectangles (300 x 250), large rectangles (336 x 280), dan squares (250 x 250). Publisher dapat menempatkan berbagai bentuk rectangles ini di berbagai tempat pada website, seperti bagian atas, bawah ataupun samping. Juga jangan meremehkan desain tulisan pada Google AdSense, karena itu merupakan bagian dari desain yang menarik selain border, warna, dan bentuk iklan.

2. Mengoptimalkan Website

 

Optimalisasi website membutuhkan pengelolaan website yang baik. Sebaiknya pembaharuan konten dilakukan secara berkala agar website dapat terus bersifat fresh akan informasi. Hal ini menyebabkan pengunjung internet yang tertarik dengan konsep, gagasan, dan segala informasi yang ada pada website publisher dapat kembali mengunjungi website dan merekomedasikan website kepada orang lain.

3. Melakukan Tracking Visitor Response

 

Langkah ini merupakan langkah yang paling penting dalam proses pengembangan website dan untuk mengetahui sejauh mana AdSense publisher di-klik oleh pengunjung website. Dengan menggunakan beberapa program tertentu, seperti Google Analytics dan Web Metrics, publisher dapat mengetahui berapa banyak orang yang mengunjungi website dan aktivitas apa saja yang mereka lakukan. Aktivitas tersebut antara lain durasi lama kunjungan website, website traffic, dan jumlah klik yang dilakukan. Selain itu, dengan tracking visitor response, publisher juga dapat mendeteksi demografis kecenderungan minta konten pengunjung website.

Artikel ini telah tayang di : SEMINAR MANAJEMEN PEMASARAN
dengan Judul : Analisis Penggunaan Google AdSense
Dalam Pemasaran Afiliasi di Indonesia
Penulis : HANAFI-ADITYA PRIMA NUGRAHA-EDI RAHMAT-YENI RAHMAWITA-APRI INDAH SARI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *