2 Kesalahan Pada Landing Page & Tips Cara Menghindarinya

cara membuat landing page contoh landing page landing page adalah cara membuat landing page html cara membuat landing page gratis landing page indonesia jual landing page cara membuat landing page di facebook

2 Kesalahan Pada Landing Page & Tips Cara Menghindarinya
cara membuat landing page  contoh landing page  landing page adalah  cara membuat landing page html  cara membuat landing page gratis  landing page indonesia  jual landing page  cara membuat landing page di facebook

Landing page merupakan aspek vital yang banyak berkontribusi pada suksesnya website Anda, karena hal inilah yg akan memperbesar konversi penjualan dan closing Anda yang tercipta dari promosi Anda untuk mendatangkan lead atau prospek

Anda pasti sudah sangat sering mendengar syarat yang harus dipenuhi untuk membuat sebuah landing page yang efektif, seperti muatannya harus ringan supaya bisa mengurangi loading time, gambar yang digunakan harus menarik, bahasa penawaran yang persuasif untuk membuat target pengunjung tertarik, dll. Namun, mungkin saja Anda belum cukup menaruh perhatian pada hal-hal mendetail dibawah ini – dan hal ini besar pengaruhnya bagi kesuksesan Landing Page Anda.

1. Headline yang “tidak nyambung”
Hal ini terutama berlaku saat pengunjung sampai ke landing pageAnda dengan mengklik link tautan yang Anda promosikan. Umumnya, saat pengunjung melihat dan mengklik suatu tautan baik di sosial media, web iklan baris dll, mereka langsung memiliki harapan dan pandangan pada apa yang ingin mereka lihat pada landing page yang mereka tuju. Jika headline yang pertama kali mereka lihat pada landing page tidak memiliki kesesuaian dengan pesan yang Anda sampaikan, dipastikan pengunjung akan merasa kecewa alias dissapointed.

Contohnya, jika website Anda alah Website e-commerce yang menjual produk elektronik, dan ingin mengarahkan pengunjung website Anda secara spesifik ke landing page yang menjual sebuah earphone Bluetooth, maka Anda mungkin akan membuat iklan yang berbunyi seperti, “Mencari earphone Bluetooth terbaik?” – sekedar intermezzo, iklan yang menggunakan kalimat tanya sebagai pembukanya memiliki performa yang lebih baik secara statistik. hehe

Hal ini adalah kesalahan yg paling umum terjadi, dan sayangnya masih seringkali diulangi oleh para pemilik website. semoga ini tidak terjadi pada diri Anda yaa temans

2. Tidak adanya strategi konten
Pengunjung biasanya memberikan respon yang berbeda-beda pada strategi yang digunakan oleh pemilik website, dan itu semua tergantung pada alasan yang berbeda juga. Mungkin ini bukan rahasia lagi, tapi kemungkinan para pemilik website masih kurang menyadari bahwa apabila landing page Anda hanya menyampaikan pesan yang diharapkan oleh salah satu tipe pengunjung saja, maka website Anda akan kehilangan kesempatan untuk menarik perhatian dan melayani “jenis” pengunjung lainnya.

Dan ini sebabnya, Anda perlu mengenali faktor yang mempengaruhi “jenis” pengunjung website Anda, sbb:
– Sudah berapa kali kah pengunjung tersebut melihat landing page Anda?
– Interaksi apa yg mereka lakukan di website Anda sebelumnya, kegiatan apa saja yang telah mereka lakukan, baik pada website Anda secara keseluruhan, atau pada landing pageAnda?
– Knowledge apa saja yang sudah mereka tahu tentang perusahaan, website, dan landing page Anda? Apakah sebelumnya mereka sudah me-“like” Facebook, atau mengikuti Google Plus Anda?
– Apakah ada testimonials dari pembeli lainnya yang bisa mereka lihat? Jika ada, apa saja yang dikatakan, dilakukan dan/atau dibeli oleh pengunjung lainnya? Apakah sekiranya hal itu bisa membantu mempengaruhi pengunjung untuk meneruskan aktivitas dan transaksinya di website Anda?
– Apakah pengunjung cukup familiar dengan istilah-istilah yang Anda gunakan pada landing page, seperti “Tambahkan ke Keranjang Belanja”, atau “Hubungi Kami”? Sebagai “Call to Action” dll

2 hal di atas merupakan kesalahan yg sering kali dilakukan oleh pengelola website saat merancang sebuah landing page. Semoga itu tidak terjadi pada Anda ya temans … Semoga bermanfaat.

sumber referensi : http://lapakmarketing.blogspot.com/2015/07/2-kesalahan-pada-landing-page-tips-cara.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *