17 Teknik copywriting

17 Teknik copywriting


Di dalam dunia periklanan tidak lepas dari naskah iklan / copywriting. Iklan tersebut ditujukan untuk kegiatan promosi/sales/penjualan/marketing. Namun bagaimanakah penulisan naskah/copy tepat? Bagi anda yang berminat dan mungkin sedang belajar mengenai periklanan khususnya tehnik penulisan naskah iklan atau copywriting, berikut ini adalah contoh dan cara tehnik copywriting

1. Bermain rima atau pantun
Contoh :
“mau nongkrong dompet kosong, Think plonk masih ada bolong” (Iklan permen POLO)
“Sing a song with gitar kopong, Think plonk masih ada bolong” (Iklan permen POLO)

2. Repetisi (Mengulang kata/bunyi)
Contoh :
“No Black No Game” (iklan rokok Djarum Black)
“No Black No Soul” (iklan rokok Djarum Black)
“Kerik kuponnya keruk hadiahnya”

3. Personifikasi (Memanusiakan brand/benda)
Contoh :
“ KITKAT memanjakan”

4. Metafora (Membendakan manusia)
Contoh :
“Kulit wajah seperti kulit kayu kering”
“Jangan biarkan rambut anda seperti ijuk”

5. Hiperbola (Melebih-lebihkan)
Contoh :
“ Kelebihan koin kita (Indonesia) adalah : Dapat dimakan”

6. Klimaks (Mengeksplor kata dengan pola naik)
Contoh :
“1, 2, 3, 4, 5, 6, Gooooooool…… “
“Naik mobil Kijang bisa muat nenek, kakek, ibu, ayah, teteh, kakak, adik…”
“Bicara soal Frank&CO, saya bukan suka, tapi cinta”

7. Fusion Word (2 kata atau lebih di gabung menjadi sebuah kalimat yang menarik)
Contoh :
“Boladiator” = penggabungan kata bola dan gladiator

8.Eksplor quote (Menggunakan kata-kata milik orang lain)

9. Plesetan

10. Akronim (singkatan kata)
Contoh :
”Astaga” = Asyiknya tak terduga

11. Naratif (Mengkomunikasikan pesan lewat gaya bercerita)

12. Double meaning (Mengeksplorasi kata/kalimat yang memiliki konteks makna yang berbeda)
Contoh :
“No Black No Soul” (iklan Djarum Black versi James Brown)
*Black bisa berarti kulit hitam, warna hitam Soul bisa berarti jiwa musik atau jiwa dalam kehidupan

13. Kontradiktif (Dua hal yang bertentangan dalam satu, dua kalimat atau dalam suatu teks)
Contoh :
“Iklan ini biasa-biasa saja tapi produknya luar biasa”

14. Negasi (Mengeksplorasi kata-kata sangkalan sebagai elemen provokasi dan stoping power)

15. Fakta (Berdasarkan statistik atau riset)

16. Explore the magical word (Ogilvy) – Menggunakan kata-kata yang menarik perhatian
Contoh :
“Diskon” “Gratis” “Sikaaat” “Buruan” “Dahsyat” “Gokil” “Yuuk” Dll

17. Interjection (Mengeksplor kata yang merupakan ekspresi perasaan langsung)
Contoh :
Mie instan yang baru matang dan di santap sambil berkata “mmm sedap”

sumber referensi : https://budioso.blogspot.com/2009/04/17-teknik-copy.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *